Ini Gebrakan Dekan Baru Fakultas Hukum Unigres

Gebrakan luar biasa datang dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik, dimana telah membuat terobosan baru, yakni berkeinginan mewujudkan tri dharma perguruan, salah satunya lewat Memorandum of Undertanding (MoU) sebagai satu-satunya fakultas hukum di Kabupaten Gresik yang terakreditasi BAN PT dengan Prediket B.

Dekan FH Unigres, H. Suyanto SH., MH. mengatakan, sebagai satu – satunya fakultas hukum yang terakreditasi BAN PT dengan predikat B di Kabupaten Gresik pihaknya ingin mewujudkan tri dharma perguruan tinggi dengan jalur Memorandum of Undertanding (MoU)

Dalam MoU sendiri berisikan dua poin, pertama tentang penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa yang hal tersebut dapat berupa pendampingan pembuatan LPJ alokasi dana desa (ADD), peraturan desa (Perdes), badan usaha milik desa (Bumdes) dan sertifikasi tanah.

“Melalui moment Sukorejo sebagai desa binaan FH Unigres ini, saya berharap Sukorejo dapat mempelopori secara nasional keterbukaan pengelolaan dan penggunaan dana desa, dan saya yakin hal tersebut dapat terwujud apalagi kades nya adalah seorang aktifis yang peduli pada rakyatnya dan secara keilmuan kami dari fakultas hukum menjadi mentor” ujar pria yang pernah menggeluti profesi advokat itu.

Banyaknya penyalahgunaan dana desa menjadi sorotan tersendiri bagi Fakultas Hukum Universitas Gresik. Melalui Kuliah Kerja Nyata(KKN), mereka melakukan pendampingan penggunaan dana desa di Desa Sukorejo Kecamatan kebomas.

Selain melakukan pengabdian masyarakat, Fakultas Hukum Unigres juga melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Dekan FH Unigres, Suyanto dengan Kades Sukorejo Fatkhur Rokhman di balai desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik H. Moh Qosim, Camat Kebomas Sutrisno dan Rektor Universitas Gresik Prof Sukiyat, dalam moment tersebut bersamaan dengan pembukaan KKN 2017 Fakultas Hukum Universitas Gresik

Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Gresik Qosim dalam sambutannya meminta agar mahasiswa selama KKN merekam semua dinamika masyarakat, segala permasalahan yang ada dalam masyarakat, Bila tidak bisa diselesaikan di tingkat desa, permasalahan itu bisa ditindaklanjuti di tingkat pemkab.

“Agar kami di pemerintah kabupaten, bisa segera menuntaskan permasalahan tersebut, kehadiran KKN Fakultas Hukum Unigres sangat membantu kami mewujudkan Gresik lebih baik dan untuk itu kami tunggu hasil laporan kegiatannya” ujar Wabup HM Qosim dihadapan para mahasiswa FH Unigres.

Dalam kesempatan tersebut Qosim yang didampingi Dekan Fakultas Hukum, Rektor Unigres dan Muspika Kebomas secara resmi membuka pelaksanaan KKN 46 Mahasiswa Fakultas Hukum Unigres di Desa Sukorejo yang berlangsung sampai tanggal 27 Agustus.

“Dengan ucapan bismillah KKN Fakultas Hukum Unigres resmi saya buka, semoga dapat menjadikan Unigres dan Gresik semakin lebih baik”, ujar wabup Gresik dua periode tersebut.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *